Florentino Perez dikenal sebagai presiden Real Madrid yang selalu berpikir jauh ke depan. Ia tidak hanya fokus pada kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menyiapkan rencana besar untuk masa depan klub.

Salah satu ambisi terbarunya adalah mencoba melihat peluang mendatangkan Pedri dari Barcelona pada tahun 2027. Kabar ini langsung menyita perhatian publik Spanyol karena menyangkut dua rival abadi. Menurut laporan media Spanyol, Perez melihat Pedri sebagai sosok ideal untuk menjadi pusat permainan Madrid di era baru.
Gelandang muda itu dianggap memiliki visi, teknik, dan kecerdasan bermain yang langka. Perez bahkan menyebut rencana ini sebagai operasi impian, mengingat kualitas Pedri yang sudah terbukti di level tertinggi.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Langkah ini mengingatkan banyak orang pada transfer kontroversial Luis Figo pada tahun 2000. Saat itu, Perez berhasil “membajak” ikon Barcelona dan membawanya ke Santiago Bernabeu. Kini, meski situasinya berbeda, wacana mendatangkan Pedri membuat rivalitas El Clasico kembali memanas.
Pedri dan Peran Vitalnya di Barcelona
Pedri bukan sekadar pemain biasa bagi Barcelona. Ia adalah simbol masa depan klub dan hasil nyata dari proyek regenerasi Blaugrana. Sejak menembus tim utama, Pedri langsung menjadi andalan di lini tengah berkat kematangan bermain yang melampaui usianya.
Barcelona melihat Pedri sebagai fondasi utama untuk bertahun-tahun ke depan. Hal ini tercermin dari kontraknya yang diperpanjang hingga 2030 dengan klausul pelepasan fantastis senilai 1 miliar euro. Klausul tersebut menjadi sinyal tegas bahwa Barca tidak berniat melepas sang pemain dengan mudah.
Selain faktor kontrak, ikatan emosional Pedri dengan Barcelona juga sangat kuat. Ia sering menyatakan kebahagiaannya bermain di Camp Nou dan merasa berkembang pesat bersama klub. Bagi Barcelona, kehilangan Pedri bukan hanya kehilangan pemain, tetapi juga identitas permainan tim.
Baca Juga: Michael Carrick Ditantang Maksimalkan Potensi Manchester United
Kebutuhan Real Madrid di Lini Tengah

Real Madrid saat ini berada dalam fase transisi di lini tengah. Kepergian Toni Kroos dan Luka Modric secara bertahap meninggalkan lubang besar dalam kreativitas tim. Meski telah memiliki beberapa pemain muda potensial, Madrid masih mencari figur sentral yang bisa mengatur tempo permainan.
Pedri dianggap cocok dengan filosofi tersebut. Gaya bermainnya yang tenang, akurat, dan cerdas dinilai sejalan dengan tradisi gelandang besar Real Madrid. Perez melihat tahun 2027 sebagai momen tepat untuk mencoba manuver besar, ketika proyek regenerasi Madrid diharapkan sudah matang.
Namun, rencana ini juga mengandung risiko besar. Selain biaya yang sangat tinggi, hubungan panas antara Madrid dan Barcelona membuat negosiasi hampir mustahil. Setiap pendekatan terhadap Pedri dipastikan akan mendapat penolakan keras dari pihak Blaugrana.
Transfer Impian yang Sulit Terwujud
Meski menarik untuk dibayangkan, peluang Pedri pindah ke Real Madrid sangat kecil. Kontrak jangka panjang, klausul pelepasan selangit, dan loyalitas sang pemain menjadi penghalang utama. Pedri sendiri pernah mengungkapkan bahwa Madrid sempat menolaknya saat ia masih muda, pengalaman yang membekas hingga kini.
Bagi Pedri, Barcelona adalah tempat ia merasa dihargai dan dipercaya. Ia berkembang menjadi bintang dunia di klub tersebut, sesuatu yang sulit ditinggalkan hanya demi ambisi transfer besar. Sikap ini memperkuat keyakinan bahwa ia akan bertahan lama di Camp Nou.
Pada akhirnya, wacana ini lebih mencerminkan ambisi besar Florentino Perez ketimbang peluang realistis. Meski sepak bola selalu penuh kejutan, transfer Pedri ke Real Madrid untuk saat ini tampak lebih seperti mimpi indah yang sulit menjadi kenyataan. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di goalinthnews.com.
