Kepala olahraga Barcelona, Deco, mengungkapkan alasan di balik keputusan klub menunjuk Hansi Flick sebagai pelatih setelah saga Xavi. Menurutnya, manajemen merasa sangat senang dengan dampak positif yang dibawa Flick sejak bergabung dengan tim.

Flick memimpin Barcelona meraih gelar LaLiga musim lalu dan saat ini membawa tim kembali ke puncak klasemen. Keberhasilannya tidak hanya terlihat dari hasil di lapangan, tetapi juga stabilitas yang dibawanya ke ruang ganti.
Deco menekankan bahwa ketika Xavi memutuskan pergi dan kembali lagi, situasi ini menimbulkan ketidakpastian. Barcelona membutuhkan seorang pelatih yang mampu menghadirkan ketenangan dan keseimbangan di ruang ganti, terutama mengingat variasi usia pemain yang ada.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Tantangan Mengelola Pemain Beragam Usia
Deco menjelaskan bahwa ruang ganti Barcelona sangat unik, terdiri dari pemain muda, pemain yang berada di puncak karier, hingga pemain berpengalaman. Pemain seperti Raphinha, Frenkie de Jong, dan Jules Kounde mewakili kelompok usia yang berbeda dengan pengalaman beragam.
Selain itu, ada pemain senior seperti Marc-Andre Ter Stegen, yang meski saat ini sedang dipinjamkan, tetap memegang peran penting sebagai kapten dan panutan di ruang ganti. Pengelolaan pemain dengan karakter dan usia berbeda menjadi tantangan tersendiri bagi seorang pelatih.
Deco menekankan bahwa kombinasi pemain muda, pemain matang, dan veteran membuat manajemen ruang ganti menjadi aspek krusial bagi performa tim. Keputusan manajemen menunjuk Flick sangat dipengaruhi oleh kemampuannya dalam menangani dinamika ini.
Baca Juga: Barcelona Selangkah Lagi Mengamankan Hamza Abdelkarim Striker Muda Al Ahly
Pengalaman Hansi Flick Jadi Kunci

Menurut Deco, kunci sukses Barcelona saat ini adalah memiliki pelatih berpengalaman yang mampu menyeimbangkan perbedaan usia dan karakter pemain. Hansi Flick dipandang sebagai sosok ideal karena memiliki pengalaman luas dalam mengelola tim besar dan pemain bintang.
Pengalaman Flick dalam menangani tim dengan tekanan tinggi serta pemain dengan berbagai latar belakang membuatnya mampu menciptakan harmoni di ruang ganti. Hal ini terlihat dari konsistensi performa Barcelona sejak ia mengambil alih tim.
Deco menekankan bahwa keberhasilan Flick tidak hanya diukur dari trofi, tetapi juga dari stabilitas dan keharmonisan yang tercipta di dalam skuad. Ini menjadi faktor penting bagi klub yang memiliki ambisi besar di level domestik maupun Eropa.
Dampak Positif bagi Barcelona
Sejak kedatangan Flick, Barcelona menunjukkan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda. Para pemain merasa didukung, motivasi meningkat, dan konflik internal bisa dikelola dengan baik.
Keberhasilan ini juga berdampak pada performa tim di lapangan. Stabilitas ruang ganti membuat pemain fokus pada pertandingan, sehingga hasil positif pun lebih mudah diraih.
Deco menutup dengan menegaskan bahwa kehadiran Flick membawa ketenangan, profesionalisme, dan pengalaman, yang menjadi fondasi penting bagi kesuksesan jangka panjang Barcelona. Manajemen yakin, dengan pendekatan ini, klub dapat terus bersaing di level tertinggi dan menjaga keharmonisan tim. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goalinthnews.com.
