Barcelona kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun masa depan dengan membidik pemain muda potensial. Kali ini, klub asal Catalunya tersebut hampir merampungkan kesepakatan untuk merekrut striker muda Al Ahly, Hamza Abdelkarim. Pemain berusia 17 tahun itu disebut sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dari Mesir dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan media Mesir, Barcelona telah mencapai titik krusial dalam negosiasi dengan Al Ahly. Abdelkarim, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-18, dijadwalkan terbang ke Barcelona dalam waktu dekat untuk menuntaskan proses transfer. Jika tidak ada kendala berarti, kesepakatan ini akan segera diumumkan secara resmi.
Ketertarikan Barcelona pada Abdelkarim tidak datang secara tiba-tiba. Pemain muda tersebut telah lama dipantau oleh tim pemandu bakat Blaugrana berkat performa impresifnya bersama tim muda Al Ahly. Kecepatan, naluri mencetak gol, dan kematangan bermain di usia muda menjadi alasan utama Barca bergerak cepat.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Peran Barca Atlètic dalam Pengembangan Abdelkarim
Setelah resmi bergabung, Hamza Abdelkarim direncanakan memperkuat Barca Atletic, tim cadangan Barcelona yang saat ini dilatih oleh Juliano Belletti. Langkah ini sejalan dengan strategi klub yang kerap mengembangkan pemain muda melalui jalur bertahap sebelum menembus tim utama.
Di Barca Atletic, Abdelkarim akan mendapatkan kesempatan beradaptasi dengan gaya bermain khas Barcelona. Penguasaan bola, pergerakan tanpa bola, dan pemahaman taktik akan menjadi fokus utama dalam proses pembinaannya. Lingkungan kompetitif namun edukatif ini diyakini cocok untuk perkembangan sang pemain.
Manajemen Barcelona berharap Abdelkarim bisa mengikuti jejak pemain muda lain yang sukses menembus level tertinggi setelah menimba pengalaman di tim cadangan. Dengan usia yang masih sangat muda, klub tidak ingin terburu-buru, melainkan menyiapkan fondasi yang kuat bagi masa depannya.
Baca Juga: Eksperimen Jitu Hansi Flick: Rahasia di Balik Posisi Baru Andreas Christensen
Detail Kesepakatan dan Negosiasi yang Berjalan Alot

Negosiasi antara Barcelona dan Al Ahly dilaporkan memakan waktu lebih lama dari perkiraan awal. Namun, pertemuan yang digelar pada 1 Januari menjadi titik balik penting. Para direktur Al Ahly akhirnya sepakat menerima tawaran terbaru yang diajukan oleh Barcelona.
Dalam kesepakatan tersebut, persentase penjualan di masa depan mengalami peningkatan dari 10 persen menjadi 15 persen. Selain itu, jumlah opsi pembelian juga mengalami perubahan. Nilai awal sebesar 1,25 juta euro setelah masa pinjaman enam bulan kini meningkat menjadi 1,5 juta euro.
Tak hanya itu, sejumlah bonus variabel juga mengalami kenaikan signifikan. Jika seluruh klausul terpenuhi, total nilai transfer Abdelkarim bisa mencapai 5 juta euro. Skema ini menunjukkan kehati-hatian Barcelona sekaligus penghargaan terhadap potensi besar sang pemain.
Ambisi Abdelkarim dan Sejarah Baru bagi Barcelona
Menariknya, Hamza Abdelkarim disebut memiliki peran penting dalam mempercepat kesepakatan ini. Meski menerima tawaran dari klub lain, sang striker secara tegas menyampaikan keinginannya kepada manajemen Al Ahly untuk bergabung dengan Barcelona.
Keputusan tersebut mencerminkan ambisi besar Abdelkarim untuk berkembang di level tertinggi sepak bola Eropa. Barcelona dipandang sebagai klub ideal untuk mengasah kemampuannya, baik dari sisi teknis maupun mental, di usia yang masih sangat muda.
Jika transfer ini resmi, Abdelkarim akan mencatatkan sejarah sebagai pemain sepak bola asal Mesir pertama yang memperkuat Barcelona. Fakta ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi sang pemain, tetapi juga bagi sepak bola Mesir. Barcelona pun berharap kisah ini menjadi awal dari lahirnya bintang baru di Camp Nou. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di goalinthnews.com.
